Kamu mau resign?” adalah kalimat pembuka yang digunakan oleh Almira Bastari di subjudul novel terbarunya yang berjudul Resign!. Novel terbitan Gramedia ini adalah novel kedua Almira setelah novel pertamanya yang berjudul Melbourne (Wedding) Marathon.  Perempuan kelahiran 1990 ini keseharianya bekerja di sebuah financing company di Jakarta sebagai seorang analyst. Nah, selain sibuk dengan pekerjaanya yang lumayan berjibun, Almira yang pernah mengenyam pendidikan S1 di ITB dan S2 di University of Melbourne ini masih sempat untuk menekuni hobinya yang dia tekuni sejak kecil, yakni menulis. So amazing kan Sobat Wee?

Novel Resign! disambut dengan euforia luar biasa oleh kalangan pembaca. Pada kloter pemesanan awal, 800 eksemplar terjual habis dalam waktu beberapa menit saja. Kloter kedua pun, 800 eksemplar habis. Angka yang termasuk besar untuk pemesanan awal buku karya penulis pemula. Bahkan, per Februari 2018 ini, Resign! sudah memasuki cetakan ketiga. Ih wow kan!

Ada apa sih sebenarnya dengan novel Resign! ini? Yuk, simak Wefiee merangkum alasan-alasanya ya.

Resign! adalah novel tentang para cungpret, alias kacung kampret

Setting tempat novel ini adalah di sebuah perusahaan konsultan di Jakarta Sobat Wee. Tokoh utamanya ada 5 orang yang menyebut diri mereka sebagai para cungpret, alias kacung kampret. Tokoh utamanya adalah Alranita (Cungpret #1) yang biasa dipanggil Rara. Rara ini adalah pegawai termuda yang tertekan akibat perlakuan semena-mena dari sang bos. Pernah nangis berkali-kali di depan komputer gara-gara pekerjaanya ditolak terus sama si bos. Ingin segera resign karena sudah tidak betah dengan kelakuan bosnya. Tokoh kedua adalah Carlo (Cungpret #2). Carlo adalah pegawai yang baru menikah dan ingin mencari pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi. Tokoh ketiga bernama Karenina (Cungpret #3). Karenina yang sering dipanggil Mbak Karen ini adalah pegawai senior yang dianggap tidak becus tapi terus-menerus dijejali proyek baru. Tokoh keempat bernama Andre (Cungpret #4). Andre adalah pegawai senior kesayangan sang bos yang berniat resign demi menikmati kehidupan keluarga yang lebih normal dan seimbang. Dan tokoh terakhir adalah sang bos. Namanya Tigran. Tigran adalah pemimpin genius, misterius, dan arogan, tapi dipercaya untuk memimpin timnya sendiri pada usia yang masih cukup muda.

Resign! adalah novel metropop yang kejadian-kejadianya serba kekinian

Metropop atau metro populer adalah salah satu genre novel Indonesia (bukan teenlit) yang menceritakan tentang kehidupan metropolitan . Karena metropolitan, novel Resign! ini bercerita tentang pegawai kantoran biasa (cungpret) yang ada di Ibukota. Mereka para tokoh yang susah untuk lihat matahari karena berangkat pagi-pagi saat matahari belum meninggi, dan pulang saat matahari sudah tenggelam. Mereka para cungpret yang notabene adalah milenial rela berada di kantor hingga tengah malam karena beban pekerjaan yang lumayan banyak. Beban pekerjaan yang lumayan berat dan banyak tentu sebanding dengan gaji yang diberikan. Maka, novel ini juga dikisahkan bagaimana mereka menyalurkan kepenatan mereka sebagai cungpret Ibukota dengan liburan ke luar negeri, nonton dengan service yang VIP, serta makan ke tempat-tempat yang bisa membahagiakan hati. Ya seperti yang terjadi saat-saat ini kan Sobat Wee.

Resign! adalah novel humor yang cocok dijadikan penghibur

Novel ini bukan bercerita tentang bagaimana kamu untuk resign. Namun novel ini bercerita tentang taruhan para cungpret untuk segera resign dengan berbagai alasan. Dialog-dialog yang disuguhkan oleh penulis benar-benar bisa mengocak perut. Sebagian besar ceritanya adalah tentang kehidupan kantor yang dipenuhi oleh gosip-gosip yang dilakukan oleh para cungpret. Makan siang menjadi surga rumpi bagi mereka. Topik yang sering dibahas adalah tentang kelakuan bos mereka yang tidak masuk di akal. Sang bos Tigran yang masih muda menjadi daya tarik sendiri untuk dijadikan bahan gosip mengingat statusnya masih jomblo di tingkat kehidupan yang sudah mapan di segala bidang.

Resign! adalah novel tentang gosip yang berkelas

“Tempat untuk anak baru itu ditentukan dari seseru apa rahasia yang dia bawa”, the cungpret.

Ya, sebagian besar  isi novel ini adalah obrolan para cungpret. They admit that they like gossiping, especially about their big bos. Sampai-sampai pas ada karyawan baru, dia bisa ikutan makan siang geng cungpret kalau dia bisa memberikan informasi seru tentang sang bos. Gosip yang mereka lakukan bukanlah gosip negatif yang kemudian mencederai salah satu pihak Sob. Gosip yang mereka lakukan adalah gosip pelampiasan energi-energi negatif tentang tekanan-tekanan pekerjaan yang mereka rasakan, terutama dari sang bos (lah, sang bos lagi). Pun Sang Bos yang mempunyai radar tinggi dan bijaksana tau kalau the cungpret ini suka membicarakanya di belakang. Sang bos yang genius tidak menganggapnya sebagai hal serius, malah hal yang wajar di dunia kantoran. Jadi, di novel ini sedikit mengajari pembaca untuk sedikit rileks dengan gosip-gosip yang bertebaran di sekitar dunia perkantoran.

Resign! bukanlah kisah nyata, namun isinya sering di alami oleh kalangan pekerja milenial

Almira mengakui bahwa cerita yang ada di novel Resign! ini bukanlah kisah nyata yang ia alami sendiri. Murni hanya kisah fiktif. Namun, memang inspirasinya di ambil dari kejadian-kejadian yang dekat dengan profesi penulis. Seperti yang disampaikannya ketika diwawancarai oleh tim Jurnal Ruang bahwa novel Resign! ini berkisah tentang hal-hal yang sering di alami oleh pekerja kantoran. Ya tentang kebiasan gosipin bosnya. Ya kebiasaan nongkrong cantik habis pulang kerja. Ya kebiasaan mendeklrasaikan pengen segera resign tapi ga jadi-jadi resign. Bahkan diceritkan pula tentang kisah bos yang suka dengan kacungnya, atau sebaliknya. Eaaaa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.