Broken Hearth via Pexels
Gagal menjalin hubungan dengan seseorang adalah akibat logis dari sebuah proses. Gagal jenis ini dikategorikan menjadi kegagalan yang lumayan berat, Sobat Wee. Sebab sudah menyangkut urusan hati. Duh, sedih, sakit, perih. Iya, sakit pasti kalau gagal. Ibarat orang yang habis jatuh dari naik pohon. Bruk. Sakit. Lebam. Memar. Hehe. Hingga tak jarang ada orang yang sampai mengalami tingkat depresi dalam menyikapi fenomena ini dan kamu harus bangkit dari ini semua.
You are not alone, Sob. Kamu punya banyak teman di dunia ini yang mengalami peristiwa ini. Bangkit sendiri is never easy. That’s why, ayo berjuang bersama untuk bangkit dari kegagalan yang sudah kamu alami.  Bagaimana caranya? Yuk simak paparan dari Tim Wefiee berikut ini.
  1. Menangislah Sepuasnya
Menangislah via Pexels

Gagal menjalin hubungan itu sakit dan nyesek. Seketika kamu mendapat kabar jika hubungan sudah tidak bisa dilanjutkan lagi, menangislah. Menangislah sepuasnya Sobat Wee. Karena dengan menangis semua beban dalam jiwa akan ikut berlalu bersamaan dengan air mata yang mengalir. Sharon Smith, seorang psychotherapist di San Jose, California, saat diwawancarai oleh Medical Daily mengakatan bahwa menangis  mampu menguras energi negatif dan mampu mengisi jiwa kita dengan energi baru dan positif. Jika kamu malu untuk menangis di depan umum, menyingkirlah untuk menemukan tempat dimana kamu bisa menangis sejadi-jadinya. Hati Sobat Wee punya hak untuk menangis, so lets find a place to cry all you want.

  1. Berceritalah
Bercerita via Pexels

Untuk kalangan perempuan, masalah akan semakin terasa  membaik jika sudah diceritakan. Maka, temukan orang yang kamu percayai untuk bercerita. Bisa dengan teman atau keluarga. Mereka terkadang diciptakan untuk membantumu dalam situasi-situasi seperti ini. Untuk mendengarkan ceritamu, dan untuk meringankan beban-beban yang ada di pundakmu. Tidak usah pakai topeng. Jujurlah padanya bahwa kamu sedang sedih. Tidak usah ditutup-tutupi. Sebab, denial itu menguras banyak energi. Keluarkan unek-unek yang masih mengganjal dalam dirimu.

  1. Luaskan Hatimu
bsngkit
Lapang Dada via Pixabay

Kamu sedih karena hatimu sedang sempit. Maka teruslah memohon kepada Yang Maha Menggegam Hati untuk meluaskan hatimu. Hati yang lapang akan membuat hati menjadi tenang. Hati lapang akan membuat kamu lebih positif menghadapi hari-hari. Hati yang lapang pun akan membuatmu berfikir menjadi lebih jernih.  Mintalah padaNya banyak banyak untuk kebahagiaan hatimu. Mintalah padaNya yang tidak sedikitpun meninggalkanmu dan terus menerus mengurusmu dengan cara-caraNya yang tidak kita duga-duga.

  1. Bergeraklah
Bangkit
Bergerak via Pixabay

Setelah semua beban berat sudah kamu keluarkan melalui air mata dan cerita, maka saatnya kamu bangkit. Menyendiri tidak baik untuk kamu yang biasanya tidak sendiri. Menyendiri hanya akan membuatmu terus mengingat-ingat kenangan bersama dia. Maka, bergeraklah. Bangkitlah. Memang bangkit itu tidak pernah mudah. Namun, kamu sendiri yang harus memaksa untuk mau berubah bukan? Keluar rumah dan beraktivitaslah. Sibukkan diri dengan hal-hal positif di lingkungan sekitarmu. Dengan begitu, yakinlah lukamu akan sembuh dengan berjalannya waktu. Time heals. Seperti yang dilakukan oleh artis hollywood Angelina Jolie. Setelah berpisah dengan suaminya, Brat Pitt, dengan meninggalkan 6 orang anak, Angelina Jolie memilih bangkit dari kesedihan dengan melibatkan diri aktif sebagai duta kemanusiaan PBB ke berbagai penjuru dunia.

  1. There is a light at the end of the tunnel
Badai Pasti Berlalu via Pixabay

Sobat Wee, yakinlah bahwa badai pasti berlalu. Akan ada keajaiban setelah kamu jatuh remuk lebam. Akan ada cahaya setelah kegelapan. Tidak ada yang abadi di dunia ini bukan? Maka rasa sedihmu juga tidak akan selamanya ada di dalam hatimu. Segeralah bangkit, dan bersiaplah menyongsong sesuatu yang lebih baik lagi. Sir Richard Branson dalam bukunya yang berjudul Screw It, Let’s Do It mengatakan “Believe on yourself. You can do it”. Yup, Sobat Wee, kamu bisa bangkit. Kamu bisa mengupayakan untuk hidup yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.