Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang paling banyak digemari. Jika membicarakan tentang bulutangkis, Sobat Wee tidak akan melewatkan 4 nama tunggal putera terbaik dunia ini. Ya, siapa yang tak kenal dengan Taufik Hidayat, Lin Dan, Lee Chong Wei dan Peter Gade? Nama mereka pasti akan saling bergantian bercokol di ranking teratas dunia pada era kejayaannya.

Di lapangan, mereka memang saling “bertarung” untuk memperebutkan kemenangan. Namun, di luar lapangan, mereka adalah sahabat baik yang saling mendukung karier masing-masing. Bahkan mereka bersama salah satu brand ternama alat olahraga yang pernah menggelar event bertajuk Legends’ Vision sebagai ajang tur dunia untuk menginspirasi dan meningkatkan kesadaran serta peningkatan prestasi bulutangkis ke seluruh dunia.

Seiring berjalannya waktu, regenerasi pemain pun telah berkembang. Namun, keempat nama besar tunggal putera terbaik dunia ini tidak akan terlupakan. Bagaimana kabarnya kini? Let’s find out!

1. Taufik Hidayat

https://commons.wikimedia.org/

Taufik Hidayat adalah mantan pebulutangkis tunggal putera Indonesia. Taufik Hidayat memulai karier bulutangkisnya ketika ia bergabung dengan salah satu klub bulutangkis di Bandung ketika masih muda.

Nama Taufik Hidayat pernah bercokol sebagai ranking 1 dunia pada tahun 2000. Selama karier profesionalnya, Taufik tercatat mengumpulkan 11 gelar juara Gelaran BWF Open (sebelum berubah menjadi gelaran Super Series), 1 gelar juara BWF Super Series serta 6 gelar juara BWF Grand Prix. Prestasi tertingginya adalah dengan memenangkan medali emas olimpiade Athena 2004 dengan mengalahkan pebulutangkis Korea Selatan, Shon Seung Mo. Selain itu, Taufik juga pernah menjadi juara dunia pada tahun 2005. Taufik merupakan salah satu pebulutangkis tunggal putera yang mengoleksi gelar Indonesia Open terbanyak, yaitu sebanyak 6 gelar (1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006). Satu-satunya gelar prestisius yang belum pernah didapatkannya adalah Gelar Juara All England, dimana ia dua kali menjadi runner-up pada tahun 1999 dan 2000.

Taufik Hidayat memutuskan untuk pensiun tahun 2013 dan mengumumkannya pada ajang BCA Indonesia Open Super Series pada tahun 2013. Setelah pensiun, Taufik masih berkecimpung di dunia bulutangkis dengan mendirikan yayasan Taufik Hidayat Arena serta bisnis. Selain itu, Taufik juga menjabat sebagai staf khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi dan Kemitraan sejak tahun 2016.

2. Lee Chong Wei

https://commons.wikimedia.org/

Lee Chong Wei adalah pebulutangkis tunggal putera Malaysia yang masih aktif hingga saat ini. Lee Chong Wei mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pebulutangkis tunggal putera Malaysia yang pernah menduduki ranking 1 dunia lebih dari 1 tahun, yaitu selama 199 minggu (21 Agustus 2008-14 Juni 2012).

Selama bermain, Lee Chong Wei telah mengumpulkan sebanyak 67 gelar juara, baik BWF Super Series, BWF Open Tournament ataupun BWF Grand Prix. Prestasi tertingginya adalah meraih medali perak pada 3 gelaran olimpiade berturut-turut, yaitu Olimpiade Beijing (2008), Olimpiade London (2012) serta Olimpiade Rio de Janeiro (2016). Namun, pada tahun 2014 Lee Chong We sempat terseret kasus penggunaan doping yang mengharuskannya menjalani hukuman larangan bertanding selama 8 bulan.

Gelaran Sudirman Cup 2015 adalah ajang pertama yang diikuti Lee Chong Wei setelah kasus doping yang menimpanya. Walaupun pernah terlibat kasus, prestasi Lee Chong Wei tidak berubah, terbukti ia tetap mampu memperoleh gelar juara di turnamen-turnamen besar. Hingga saat ini, Lee Chong Wei masih akan tetap meneruskan kariernya di dunia bulutangkis. Pada tahun 2018 Lee Chong Wei akan fokus pada 3 turnamen besar, yaitu Thomas Cup, Commonwealth Games dan Asian Games.

3. Lin Dan

https://www.flickr.com/

Lin Dan merupakan pebulutangkis tunggal putera terbaik Tiongkok yang masih aktif hingga saat ini. Lin Dan memulai karier bulutangkisnya sejak remaja. Pada usia 17 tahun, Lin Dan telah menjuarai Kejuaraan Bulutangkis Junior tingkat Asia pada tahun 2000. Hal itulah yang mengantarkannya kemudian untuk menapaki karier profesionalnya pada tahun 2001. Nama Lin Dan tercatat sebagai ranking 1 dunia pada tahun 2004.

Lin Dan menjadi pebulutangkis tunggal putera yang banyak mengumpulkan gelar juara pada turnamen-turnamen bergengsi dunia. Tercatat, Lin Dan telah mengumpulkan 64 gelar juara, baik dari Kejuaraan Dunia, BWF Super Series, BWF Open Tournament serta BWF Grand Prix. Prestasi tertingginya adalah memenangi medali emas olimpiade sebanyak 2 kali, yaitu Oimpiade Beijing (2008) dan Olimpiade London (2012). Selain itu, ia juga memperoleh 5 gelar Juara Dunia (2006, 2007, 2009, 2011 dan 2013) serta 6 kali juara All England (2004, 2006, 2007, 2009, 2012 dan 2016).

Hingga 2018, Lin Dan masih aktif bermain di level internasional. Turnamen tebaru yang diikutinya adalah Malaysia Masters 2018 meskipun harus tersingkir di babak awal. Selanjutnya, Lin Dan akan terus bermain dan akan fokus pada turnamen besar tahun ini, salah satunya Asian Games 2018.

4. Peter Gade

https://commons.wikimedia.org/

Peter Gade adalah mantan pebulutangkis tunggal putera andalan Denmark. Peter Gade telah memulai karier bulutangkisnya sejak level junior. Pada level junior, Gade berhasil menjuarai Kejuaraan Dunia Junior di sektor ganda putera (1994) serta Kejuaraan Eropa Junior di sektor tunggal putera (1995).

Nama Peter Gade pernah bertengger sebagai ranking 1 dunia pada tahun 2006. Selama karier profesionalnya, Gade telah 38 kali mengumpulkan gelar juara, baik Kejuaraan Eropa, BWF Open Tournament serta BWF Grand Prix. Gelar prestisius yang belum pernah dimenangkannya adalah medali olimpiade, kendati Gade telah 4 kali berpartisipasi pada ajang 4 tahunan tersebut, yaitu tahun 2000,2004, 2008 dan 2012 mewakili Denmark.

Tahun 2012 Gade memutuskan gantung raket setelah mengikuti turnamen Perancis Terbuka. Setelah pensiun, Gade masih tetap berkecimpung di dunia bulutangkis. Tercatat Gade pernah menjadi pelatih untuk pemain muda Denmark serta saat ini sebagai pelatih kepala Tim Nasional Bulutangkis Perancis.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.