https://pixabay.com

Sariawan merupakan penyakit populer yang hampir setiap orang pernah mengalaminya. Bagi beberapa orang penyakit ini seringkali diabaikan, namun kenyataannya dapat sangat mengganggu aktivitas terutama yang melibatkan rongga mulut sepeti makan dan berbicara. Sariawan atau dalam dunia medis disebut dengan stomatitis aftosa merupakan suatu kondisi peradangan pada rongga mulut dengan gejala penyakit berupa luka berbentuk oval atau bulat berwarna putih atau kekuningan dengan pinggiran berwarna merah akibat peradangan sehingga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Pada umumnya sariawan terjadi pada bibir dan pipi bagian dalam, permukaan gusi dan lidah.Pada beberapa penelitian yang terkait, sariawan banyak dihubungkan dengan beberapa penyakit lain seperti panas dalam, infeksi saluran pencernaan, jamur, hormon dan stress. Bahkan pada beberapa kasus kronis yang tidak kunjung sembuh, sariawan seringkali merupakan gejala kanker mulut. Pada dasarnya rasa sakit akibat sariawan yang berukuran kecil akan hilang antara 7 hingga 10 hari, sedangkan bekasnya akan hilang dalam 1 hingga 2 minggu.

Hingga saat ini penyebab sariawan belum dapat dipastikan secara jelas. Namun beberapa faktor yang dapat menjadi pencetus timbulnya sariawan, antara lain :

  1. Faktor Psikologis, seperti emosi dan stress
  2. Defisiensi vitamin B, Vitamin C dan Zat Besi
  3. Luka pada bibir dan lidah yang disebabkan oleh susunan gigi yang tidak teratur ataupun penggunaan sikat gigi yang tidak hati-hati
  4. Alergi terhadap suatu makanan atau zat yang terkandung dalam pasta gigi
  5. Ketidak seimbang-an hormon, seperti sebelum dan sesudah menstruasi
  6. Infeksi mikroorganisme di dalam rongga mulut seperti jamur Candida albicans

Bagaimana Perawatannya ?

Dalam beberapa kasus, tidak ada perawatan khusus yang diperlukan dan sariawan dapat sembuh dengan sendirinya. Cukup dengan mengurangi aktivitas yang menambah rasa sakit akibat luka dan peradangan yang muncul. Pengobatan yang dilakukan tergantung dengan penyebab spesifik dari sariawan tersebut, yaitu :

  1. Berkumur dengan obat kumur yang bersifat antimikroba untuk menghindari infeksi dan mempercepat penyembuhan
  2. Banykan mengkonsumsi Vitamin C dan air putih yang berperan baik dalam perbaikan jaringan
  3. Mengkonsumsi makanan yang lunak agak tidak menambah parah luka dan peradangan.
  4. Untuk kasus sariawan yang cukup besar, dapat diobati dengan obat golongan steroid baik topical maupun oral, setelah sebelumnya berkonsultasi dengan dokter. Obat-obatan ini dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah luka makin membesar.
  5. Mengurangi aktivitas yang banyak melibatkan rongga mulut seperti makan dan berbicara untuk menjaga kenyamanan.

Mencegah lebih baik daripada mengobati

  1. Menghindari kondisi stress dan perubahan emosi
  2. Mengkonsumsi buah dan sayuran yang banyak mengandung vitamin C, vitamin B komplek dan zat besi
  3. Menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut
  4. Menggunakan sikat gigi berbulu halus dan berhati-hati pada saat menyikat gigi untuk menghindari luka akibat sikat gigi
  5. Menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu pedas

Penyakit ringan seperti sariawan ini pada dasarnya dapat sembuh dengan sendirinya, namun apabila dalam jangka waktu 7 hingga 10 hari belum kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Menjaga kesehatan dimulai dengan menghindari penyakit-penyakit ringan yang dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup kita, Bukan? Salam Fit and Fabulous, Enjoy!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.